Karena ada pesanan kaos Clash of Clan, akhirnya saya coba ber ” eksperimen ” dengan mengkombinasikan antara flex putih yang hanya berupa tulisan dengan transfer paper 3G opaque, design pertama dengan menggunakan flex lalu di timpa dengan 3G opaque diatasnya

hasilnya sih OK secara kasat mata , dengan hasil warna yang bright dan cerah serta dipegang terasa halus, dan  menurut kami sudah OK, barang langsung di kirim deh ke Customer, setelah sekian waktu kami harus menerima kenyataan kalau hasilnya tidak maksimal

ternyata transfer paper 3G opaque mulai mengelupas , dan terlepas hanya dibagian yang dibawahnya flex, jadi ternyata transfer paper 3G opaque tidak bisa dipress diatas material yang halus dan tanpa pori pori seperti flex karena tidak akan melekat dengan sempurna, akhirnya kaos  kami repair ulang, yah lumayan rugi sedikit……sakitnya tuh disini…..:)

setelah proses investigasi ( wuih kayak bareskrim aja ), terkelupasnya transfer paper 3G opaque terjadi setelah beberapa kali pencucian, diakibatkan 3G opaque tidak melekat dengan sempurna

Flex- 3G

Tumpukan flex dan 3G opaque

tapi yang yang paling penting kejadian ini bisa menjadi bahan pembelajaran, nah agar kejadian seperti ini tidak menimpa juga kepada kamu pembaca setia blog keren ini, berikut beberapa tips untuk menkombinasikan antara Flex dan transfer paper

  • Jangan sekali kali ditumpuk prosesnya, saat proses pembuatan dibuat terpisah, jadi misalnya dibuat celah pada flex sehingga transfer paper 3G opaque dapat langsung menempel pada kain
  • lupakan flex kalau tidak mau repot, karena transfer paper 3G opaque bisa ditumpuk tumpuk prosesnya, walupun kurang bagus, karena terlihat meninggalkan bekas tumpukan

Semoga ada yang bisa dipetik pelajarannya dari tulisan ini 🙂

Note : mungkin ada yang bertanya tanya ( maklum masih newbie ), itu motong flexnya pakai apa ??? nah jawabannya pakai mesin Silhouette Cameo, yang bisa kamu dapatkan hanya disini

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.