Selamat pagi dan selamat kembali beraktifias setelah liburan panjang, dihari senin saya ingin membagikan hasil inovasi atau lebih tepatnya percobaan bahan terbaru Flex Soft no Cut dari Forever Germany ke material payung.

Payung ini bukan barang baru dan sudah menjadi barang bekas atau tak terpakai semenjak gagangnya patah dan lepas, lalu menjadi tempat laba laba merajut jalanya dipojok ruangan karena memang sudah tidak terpakai lagi, sebenarnya payung ini keren banget, bukan motif atau bahannya tapi karena arah pemakaiannya yang terbalik, jadi kalau payung biasa dibuka dari atas kebawah, nah payung ini kebalikannya jadi dari bawah keatas dan harus di dorong terus keatas sampai membentuk payung biasa karena kalau tidak akan tetap menjadi jadi payung terbalik

Payung terbalik

Jadi dengan payung ini, akan sangat mudah sekali membuka dan menutup payung tanpa kebasahan karena arah payungnya yang terbalik, jadi saat masuk dan keluar mobil atau pintu kita bisa menutup payung dengan celah yang sangat sempit tanpa perlu takut kebasahan , keren sih payungnya hanya saja kualitas gagangnya tidak sebaik penampilannya, karena hanya dipakai sebulan saja langsung rusak

nah berhubung saya ingin mencoba bahan flex soft no cut yang saya miliki selain di material katun atau kaos, sebenarnya ada beberapa pilihan seperti bahan Jersey, baju renang, jas hujan atau raincoat namun akhirnya saya coba saja dipayung ini, karena sayang kalau tidak terpakai, dan kalau hasilnya bagus bisa jadi hiasan ditoko sekalian display produk dan kalau gagalpun toh sudah tidak terpakai lagi, dan ternyata  hasilnya diluar dugaan, pokoknya top markotop

  • Hasilnya menyatu dengan bahan payung ( saya tidak tau persis bahannya apa, mungkin parasut kali yah ) dan tidak lepas walupun terkena air dan payung dibuka tutup
  • bahan payung sama sekali tidak rusak
  • ada beberapa detail gambar tidak sempurna berpindah karena ada area yang rangka besi payungnya yang menempel lebih dahulu sehingga permukaannya menjadi tidak rata karena terganjal rangka payung
  • Flex Soft no cut ini bisa menempel dengan baik pada material payung karena suhunya yang rendah, bayangkan kalau proses sublimasi membutuhkan suhu minimal 200 derajat agar bisa berpindah atau terjadi proses sublimasi dan bahan flex biasapun membutuhkan suhu minimum 150 derajat agar dapat menempel dengan baik, jadi bahan Flex soft no cut ini dapat menempel dibahan bahan yang memang mudah rusak bila terkena panas yang tinggi

untuk Jelasnya bisa dilihat divideo berikut ini

  • Gambar yang saya pilih sosok Jendral Besar Sudirman
  • Image Saya Raster dengan bantuan Photoshop action
  • Flex Soft No cut saya gunakan warna kuning agar kontras dengan warna payung yang berwarna hitam
  • Printer OKI 301DN

Detail hasil Flex Soft No Cut dengan desain Jendral Besar Sudirman

Untuk membuat payung seperti ini kamu membutuhkan bahan flex soft no cut dengan harga Rp,9300, namun kamu juga harus membeli B- Papernya seharga Rp.14500, jadi total 1 set seharga Rp 23.800 untuk ukuran A4, untuk Flex Soft No Cut sendiri tersedia banyak varian warna mulai dari Putih, Silver, Merah dan lainnya, untuk detail warnanya bisa dilihat dietalase transfer paper Laser atau bisa langsung cek link tokopedia, bukalapak atau Shoppe

 

 

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.