Sebelumnya Selamat Tahun Baru 2015 buat pelanggan dan pembaca setia kaoskus.com , mengawali tahun baru ini kaoskus.com akan semakin sering berbagi ilmu dan sharing tentang dunia Digital Sablon dan segala pernak perniknya, so stay update selalu dengan memasukan atau subscribe email kamu disebelah kanan website

Tulisan kali ini akan terdiri dari beberapa bagian dan sebelum kita bahas lebih dalam  tentang transfer paper self weeding , mari kita tonton dulu video berikut

ini adalah salah satu latest innovation didunia digital sablon,  prinsipnya memindahkan gambar atau image apapun yang terkena laser toner dengan media transer paper, cukup menarik bukan ? jadi kita tidak perlu lagi memotong secara manual

Transfer paper terdiri dari 2 bagian, kertas pertama menangkap toner yang dicetak atau imaging sheet , dan kemudian ditempel dengan kertas kedua yang mengandung Opaque atau perekat, nah hanya area yang terkena toner saja yang akan menempel dengan perekat

Transfer paper paper self weeding sendiri sebenarnya sudah lama ada dipasaran, sekitar 2008 Neenah telah meluncurkan transfer paper dengan brand  Image Clip yang merupakan salah satu pionir transfer paper self weeding, namun tidak terlalu populer, kenapa ? karena saat itu hanya bisa digunakan pada kaos putih atau light saja, mirip seperti JPSS, nah setelah OKI mengeluarkan printer seri 711WT yaitu printer dengan tinta CMYW, yang memiliki tinta putih, transfer paper self weed mendadak menjadi booming kembali,namun fenomena ini tidak masuk ke indonesia, saya menduga karena harga printernya yang kelewat mahal, sekitar 50 Juta di USA dan kalau sampai indonesia bisa 1,5x lipatnya, dan transfer papernya sendiri cukup mahal,

711WT

Oki Seri 711WT dengan maksimum size A4 Price USD 4000

pro920wt

OKI pro920wt, maksimum size A3

Setelah seri C711WT cukup sukses dipasaran, OKI kemudian meluncurkan Seri Pro 920WT dengan maksimum size A3, kedua seri ini 711WT dan 920WT tonernya adalah CMYW, jadi toner hitam diisi atau diganti dengan toner putih, sedangkan warna  hitam sendiri dihasilkan dari campuran CMY, kelemahannya adalah warna hitam yang dihasilkan bisa menjadi kurang pekat, nah kelemahan ini diantisipasi oleh OKI dengan meluncurkan seri C941DN yang memiliki warna CMYK+White

941DN

OKI 941DN dengan toner CMYK+W

berhubung karena printernya sendiri cukup mahal, saya melakukan percobaan sendiri dengan berbagai transfer paper self weed dan menggunakan dua printer OKI 321 DN ,1 printer diisi dengan warna putih dan printer lainnya tetap standard,  berikut ini contoh hasilnya

Contoh gambar hulk, dengan menggunakan transfer paper image clip bisa proses weeding dengan ukuran sekecil itu, lebar tulisan hanya beberapa mm.

Saya akan sharing hasil percobaan dan eksperiment ini ditulisan selanjutnya, so stay update

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.