Tinta yang digunakan sebaiknya menggunakan tinta pigment, berdasarkan pengalaman saya saat trial dan error yang menghabiskan beberapa juta hanya untuk coba-coba, saya menemukanbahwa hasil yang terbaik adalah menggunakan tinta pigment, berikut secuil kisah trial dan error yang saya lakukan dalam menemukan tinta dan printer terbaik

  • pertama kali mencoba ,Saya guanakan printer biasa yang sudah saya miliki yaitu HP…(lupa saya serinya) tapi pada intinya tinta yang dipergunakan adalah dye ink, apa sih dye ink?? ini adalah tinta yang basisnya adalah water based alias air, jadi kalau kamu ngeprint pada kertas biasa dan cipratkan air diatas permukaannya,nah kalau luntur berarti itu adalah water based atau dye ink, setelah mencoba hasilnya sangat terang dan gambarnya bagus sekali, hanya sayangnya ternyata luntur !!! dan apa yang terjadi ?, puluhan customer complain….pening dan pusing nih kepala, but show must move on, akhirnya coba lagi
  • kali ini saya beli transfer untuk Laser, nah sebelum membeli printernya saya coba dulu ngeprint diSnappy ( tempat Fotocopian )karena mesin fotocopy Β basisnya juga menggunakan drum dan pemanas, dan hasilnya sukses !!! akhirnya saya meluncur ke PRJ untuk beli printer samsung terbaru saat itu ( 2010 ), typenya CLP…lupa serinya juga , karena gak sabar malam itu juga langsung saya coba nih transfer paper di printer terbaru saya, tapi kok gak keluar ??? penasaran saya coba lagi dan hasilnya papernya ngejam saat itu juga, dan drumnya rusak…benar benar cinta 1 malam….sekali masuk rusak, 3 juta lebih melayang hanya untuk coba coba
  • tanpa putus asa, saya beli lagi printer infus,dan diiisi tinta sublim, memang tidak luntur tapi warnanya mendem alias gak keluar, nah setelah baca baca tutorial dari forum luar, ternyata lebih baik menggunakan tinta pigment, akhirnya saya kuras dan beli pigment, apa yang terjadi ?? tintanya malah gak keluar alias clogging /macet, bawa ke tukang service malah tambah rusak… parah πŸ™ , sebaiknya jangan ganti ganti tinta sendiri, mending bawa ketukang service untuk dikuras
  • nah tinta infus itu juga sering juga trouble ditengah jalan tiba tiba error dan berhenti sendiri, jadi hanya ngeprint setengah gambar, nah kejadian seperti ini kalau pakai kertas HVS sih gak masalah, tapi ini trasnfer paper 3G opaque yang harganya 15rb/ lembar jadi malah banyak rejectnya dan ruginya sangat banyak

Untung Epson mengeluarkan tipe printer baru yang mengadopsi printer Infus atau CISS , nah saya menggunakan printer tipe ini yaitu L-100,sudah hampir 2 tahun saya pakai dengan kombinasi Tinta Pigment hasilnya lancar dan maknyus,

semoga informasi ini berguna untuk kamu

[nggallery id=5]

 

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.